Suatu hari ada seseorang yang bertanya kepada seorang lelaki tua tentag apa yang paling membuat ia paling bersyukur.
Lelaki tua itu menjawab " Sahabat-sahabatku yang masih setia sampai saat ini, meski aku ini seorang yang miskin."
Setiap orang membutuhkan sahabat.
Hidup tanpa sahabat yang mengasihi kita, dunia seakan sepi dan hampa.
Sahabat adalah sekutu kita saat mengalami pertentangan batin, hiburan saat sedang berkabung, dan teman saat kita tertekan.
Seorang sahabat adalah orang yang melihat kita dalam keadaan terburuk, tetapi tidak pernah melupakan keadaan kita yang terbaik . Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri. Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan,
tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.
Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur - disakiti, diperhatikan - dikecewakan, didengar - diabaikan, dibantu - ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.
Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya, ia memberanikan diri menegur apa adanya.
Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.
Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.
Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil
mendapatkannya.
Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.
Sahabat adalah orang yang menganggap kita sedikit lebih mengagumkan daripada kita yang sebenarnya.
Sahabat bahagia saat kita berhasil.
Sahabat mendengarkan curhat kita walaupun tidak tertarik, tapi dia tau itu penting untuk kita
Apalah arti orang yang mempunyai uang banyak tetapi tidak memiliki seorang sahabat, maka orang tersebut tetap miskin.
Seseorang dikatakan kaya bukan dari hartanya melainkan dari cintanya kepada orang lain
Oleh karena itu mulailah untuk melihat sekeliling kalian, tebarkanlah senyum terbaik kalian, dan mulailah jalin hubungan dengan sebanyak mungkin orang.
Tentunya, untuk memiliki seorang sahabat, kita harus menjadi seorang sahabat.
Perlakukanlah mereka seperti kalian memperlakukan keluaraga dan orang-orang yang kalian kasihi.
Dengarkan dan luangkan waktu bersama mereka.
Kalian akan melihat bahwa dunia ini hidup dan berwarna karena kalian dikelilingi orang-orang yang peduli dan mengasihi kalian.
Martin Luther King berkata " Kamu tidak perlu manjadi sarjana. Kamu tidak perlu mengenal Plato dan Aristoteles. Kamu tidak perlu mengetahui teori relativitas Einstein. Yang kamu perlukan hanyalah sebuah hati yang penuh belas kasih, jiwa yang lahir karena cinta."
Arti Seorang Sahabat
By Farah Mutia
Category:
0
komentar
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar